Indikator Mutu RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Tahun 2022

 

INDIKATOR MUTU YANG DI PUBLIKASIKAN

TRIWULAN I (JANUARI-MARET) TAHUN 2022

 

1.  Kepatuhan waktu visite Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP)

Grafik capaian indikator kepatuhan waktu visite DPJP
IMUT DPJP

Analisis

Hasil analisis indikator kepatuhan waktu visite DPJP pada bulan Januari –Maret sebesar 100%. Hal ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan, yaitu ≥80%. Kepatuhan jam visite dokter spesialis adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung
jawabnya setiap hari jam 06.00-14.00.

Rekomendasi

Mempertahankan kepatuhan dokter spesialis terhadap ketepatan waktu melakukan visitasi kepada pasien rawat inap sebelum pukul 14.00.

 

2.   Kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS) RS

Grafik capaian indikator kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS).
IMUT Fornas
Analisis

Hasil analisis indikator kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS) peresepan obat oleh DPJP kepada pasien sesuai daftar obat di formularium nasional pada bulan Januari – Maret sebesar 100%. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan yaitu >80%. Sehingga dapat diharapkan penulisan resep obat untuk pasien BPJS sesuai dengan FORNAS.Kepatuhan penggunaan formularium nasional adalah kepatuhan para dokter meresepkan obat kepada pasien sesuai dengan daftar obat –obatan formularium nasional. Disebut patuh bila seluruh obat dalamresep mengikuti fornas.

Rekomendasi

  1. Mempertahankan hasil yang dicapai dan melakukan pemantauan kepatuhan penggunaan fornas
  2. Pertahankan dan meningkatkan monitoring kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS) kepada pasien yang efektif dan efisien berdasarkan daftar obat yang mengacu kepada formularium nasional.

3.   Kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh

Grafik capaian indikator kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh.
IMUT Jatuh

Analisis

Hasil analisis indikator kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh pelaksanaan pengkajian awal, pengkajian ulang dan intervensi upaya pencegahan jatuh pada pasien rawat inap yang berisiko jatuh sesuai dengan standar yang ditetapkan rumah sakit pada bulan Januari-Maret sebesar 100%. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan.

Rekomendasi

Tetap melakukan edukasi dengan pemberian leaflet kepada penunggu pasien dan pengunjung serta pemasangan poster pencegahan pasienjatuh.

4.   Kecepatan waktu tanggap terhadap komplain

Grafik capaian indikator kecepatan waktu tanggap komplain.
Imut Komplain

ANALISIS

Hasil analisis indikator kecepatan respon terhadap komplain kecepatan rumah sakit dalam merespon keluhan pasien agar dapat diperbaiki dan ditingkatkan untuk sebagai pemenuhan hak pasien.Kecepatan respon terhadap komplain pasien adalah kecepatan rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis, lisan atau melaluimedia masa yang sudah diidentifikasi tingkat risiko dan dibuktikandengan data serta tindak lanjut atas respon time komplain tersebut pada bulan Januari sebesar 100%, bulan februari sebesar 100% dan bulan maret tidak ada kasus complain. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan yaitu 100%. Dengan menanggapi keluhan tertulis, lisan dan media masa melalui tahapan identifikasi, penetapan grading risiko, analisis hingga tindak lanjut.

Rekomendasi

Meningkatkan ketepatan dan kecepatan rumah sakit dalam merespon keluhan pasien yang dari luar.

5.  Kepuasan Pasien dan Keluarga

Grafik capaian indikator kepuasan pasien dan keluarga.
IMUT HPK2

Analisis

Hasil analisis indikator kepuasan pasien dan keluarga pelayanan yang diukur berdasarkan persepsi dan pengalaman pasien dan keluarga terhadap fasilitas, SDM, administrasi pada bulan Januari sebesar 86,01%, bulan Februari 87,15% dan bulan Maret 87,60%. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan, yaitu ≥ 80%.

Rekomendasi

Perlu dipertahankan dan ditingkatkan kepuasan pasien dan keluarga serta melakukan pemantauan sebagai dasar upaya peningkatan mutu dan terselenggaranya pelayanan di semua unit yang mampu memberikan kepuasan pelanggan dalam hal kesehatan.

 

INDIKATOR MUTU YANG DI PUBLIKASIKAN

TRIWULAN II (JANUARI-JUNI) TAHUN 2022

 

1.   Kepatuhan Cuci Tangan

Grafik Kepatuhan Cuci Tangan

iMUT2 cuci tangan

Analisis

 

Kepatuhan cuci tangan oleh petugas sudah mencapai target dari bulan Januari-Juni tahun 2022. Rata – rata kepatuhan cuci tangan tahun 2022 sebesar 100%.

 

Rekomendasi

 

Pertahankan kepatuhan cuci tangan serta tetap dilakukan monitoring dan evaluasi oleh IPCN.

 

 

2.   Kepatuhan waktu visite Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP)

 

       Grafik capaian indikator kepatuhan waktu visite DPJP.

     iMUT2 DPJP

 

Analisis

 

Hasil analisis indikator kepatuhan waktu visite DPJP pada bulan Januari – Juni sebesar 100%. Hal ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan, yaitu ≥80%.Kepatuhan jam visite dokter spesialis adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari jam 06.00-14.00.

Rekomendasi

        Mempertahankan kepatuhan dokter spesialis terhadap ketepatan waktu melakukan visitasi kepada pasien rawat inap sebelum 
         pukul 14.00.

 

3.    Kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS) RS

     Grafik capaian indikator kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS).
    iMUT2 fornas

 

Analisis
Hasil analisis indikator kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS)  peresepan obat oleh DPJP kepada pasien sesuai daftar obat di formularium nasional pada bulan Januari – Maret sebesar 100%. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan yaitu >80%. Sehingga dapat  diharapkan penulisan resep obat untuk pasien BPJS sesuai dengan FORNAS. Kepatuhan penggunaan formularium nasional adalah kepatuhan para dokter meresepkan obat kepada pasien sesuai dengan daftar obat –obatan formularium nasional. Disebut patuh bila seluruh obat dalam resep mengikuti fornas.

Rekomendasi
 1.     Mempertahankan hasil yang dicapai dan melakukan pemantauan kepatuhan penggunaan fornas
2.    Pertahankan dan meningkatkan monitoring kepatuhan penggunaan Formularium Nasional (FORNAS) kepada pasien yang efektif dan efisien berdasarkan daftar obat yang mengacu kepada formularium nasional.

 

4.   Kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh
        Grafik capaian indikator kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh.

iMUT2 jatuhs

Analisis
Hasil analisis indikator kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh pelaksanaan pengkajian awal, pengkajian ulang dan intervensi upaya pencegahan jatuh pada pasien rawat inap yang berisiko jatuh sesuai dengan standar yang ditetapkan rumah sakit pada bulan Januari-Maret sebesar 100%. Hasil ini sudah memenuhi sasaran yang diharapkan.

Rekomendasi
Tetap melakukan edukasi dengan pemberian leaflet kepada penunggu pasien dan pengunjung serta pemasangan poster pencegahan pasien jatuh.

 

Grafik Kepatuhan Cuci Tangan

Analisis

Kepatuhan cuci tangan oleh petugas sudah mencapai target dari bulan Januari-Juni tahun 2022. Rata – rata kepatuhan cuci tangan tahun 2022 sebesar 100%.

Rekomendasi

Pertahankan kepatuhan cuci tangan serta tetap

dilakukan monitoring dan evaluasi oleh IPCN